{"id":88,"date":"2025-05-21T14:47:51","date_gmt":"2025-05-21T14:47:51","guid":{"rendered":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/?p=88"},"modified":"2025-06-12T02:15:51","modified_gmt":"2025-06-12T02:15:51","slug":"pemrogramanweb7","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/pemrogramanweb7\/","title":{"rendered":"INSTALASI, KONFIGURASI, DAN PENGENALAN LARAVEL #7"},"content":{"rendered":"\n<p>Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Konnichiwa, mina-san!<\/p>\n\n\n\n<p>Pada praktikum ke-7 mata kuliah pemrograman web semester 4 jurusan informatika, saya mempelajari dan mencobakan instalasi dan konfigurasi framework Laravel menggunakan Composer, XAMPP, Cmder, Node.js dan NPM, serta Git yang nantinya akan langsung terkoneksi ke VS Code. Namun, kita perlu memahami terlebih dahulu apa itu Laravel dan mengapa menggunakan\/memilih Laravel sebagai framework.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Laravel <\/strong>adalah salah satu framework PHP yang paling <strong>populer <\/strong>dan <strong>banyak digunakan<\/strong> saat ini. <strong>Laravel<\/strong> dikembangkan oleh Taylor Otwell yang menawarkan berbagai fitur unggulan yang menjadikannya pilihan banyak pengembang.  Framework ini dirancang untuk <strong>mempermudah dan mempercepat proses pengembangan aplikasi web<\/strong> dengan <strong>menyediakan <\/strong>struktur kode yang rapi, fitur bawaan yang lengkap, serta dokumentasi yang sangat baik. Laravel menawarkan berbagai<strong> fitur unggulan<\/strong> seperti routing yang fleksibel, sistem templating Blade, Eloquent ORM untuk interaksi basis data, autentikasi dan otorisasi bawaan, serta dukungan untuk testing. <\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu fitur utamanya adalah <strong>Eloquent ORM<\/strong>, yaitu sistem Object-Relational Mapping yang mempermudah interaksi dengan database menggunakan sintaks PHP yang intuitif. Anda bisa dengan mudah membuat model untuk setiap tabel dan melakukan operasi CRUD, bahkan mendefinisikan relasi antar tabel. Selain itu, Laravel juga menyediakan <strong>Blade<\/strong>, sebuah templating engine yang ringan namun sangat powerful, memungkinkan pembuatan tampilan HTML dinamis dengan sintaks yang rapi dan aman.<\/p>\n\n\n\n<p>Laravel juga dilengkapi dengan <strong>Artisan Console<\/strong>, yaitu command-line interface (CLI) yang menyediakan perintah bawaan untuk berbagai kebutuhan seperti membuat model, controller, migration, hingga menjalankan testing. Dalam hal pengaturan URL, Laravel memiliki sistem <strong>Routing<\/strong> yang fleksibel dan mendukung penggunaan middleware untuk mengatur hak akses dan validasi request.<\/p>\n\n\n\n<p>Fitur <strong>Middleware<\/strong> membantu memproses request yang masuk sebelum diteruskan ke controller, misalnya untuk autentikasi atau logging. Laravel juga menyediakan <strong>Form Request Validation<\/strong> untuk memvalidasi input dari form dengan cara yang terstruktur dan mudah dipelihara. Dari sisi keamanan, Laravel sudah dibekali proteksi terhadap CSRF, XSS, dan SQL Injection.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk proses autentikasi dan otorisasi, Laravel menyediakan sistem bawaan yang lengkap, termasuk paket seperti <strong>Breeze<\/strong>, <strong>Jetstream<\/strong>, serta <strong>Passport<\/strong> untuk OAuth2 dan <strong>Sanctum<\/strong> untuk otentikasi berbasis token. Laravel juga mendukung integrasi login sosial menggunakan <strong>Socialite<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal performa dan efisiensi, Laravel memiliki fitur <strong>Queue<\/strong> untuk menangani proses berat secara asynchronous, <strong>Caching<\/strong> untuk menyimpan data sementara agar aplikasi lebih cepat, serta <strong>Task Scheduling<\/strong> untuk menjadwalkan tugas otomatis. Laravel juga mendukung <strong>Event &amp; Listener<\/strong> yang menerapkan pola Observer, memungkinkan tindakan otomatis saat event tertentu terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Laravel sangat mendukung pengembangan aplikasi realtime melalui fitur <strong>Broadcasting<\/strong> dan integrasi dengan layanan seperti <strong>Pusher<\/strong>. Untuk komunikasi pengguna, Laravel memiliki sistem <strong>Notification<\/strong> yang dapat mengirim pesan melalui email, SMS, atau aplikasi pihak ketiga.<\/p>\n\n\n\n<p>Fitur lainnya termasuk <strong>Filesystem<\/strong> untuk pengelolaan file lokal atau cloud, <strong>Mail<\/strong> untuk pengiriman email, <strong>Localization<\/strong> untuk mendukung aplikasi multibahasa, dan ekosistem <strong>Package<\/strong> yang luas melalui Composer untuk menambahkan fitur tambahan dengan mudah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Alasan <\/strong>banyak developer <strong>memilih <\/strong>Laravel adalah karena kemudahan penggunaannya, komunitas yang besar dan aktif, serta ekosistem yang luas seperti Laravel Mix, Laravel Forge, dan Laravel Nova. Dengan Laravel, pengembangan aplikasi web menjadi lebih efisien, aman, terstruktur, dan scalable, sehingga <strong>cocok <\/strong>digunakan baik untuk proyek kecil maupun besar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PERSIAPAN INSTALASI<\/strong> <strong>TOOLS<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum memulai membuat proyek, kita harus terlebih dahulu mempersiapkan tools\/lingkungan development, barulah membuat proyek baru dan melakukan konfigurasi awal Laravel. Laravel sendiri memiliki persyaratan minimal instalasi. Persyaratan Laravel 12 (terbaru) yakni:<\/p>\n\n\n\n<p>\u2713 PHP &gt;= 8.2<br>\u2713 Ctype PHP Extension<br>\u2713 cURL PHP Extension<br>\u2713 DOM PHP Extension<br>\u2713 Fileinfo PHP Extension<br>\u2713 Filter PHP Extension<br>\u2713 Hash PHP Extension<br>\u2713 Mbstring PHP Extension<br>\u2713 OpenSSL PHP Extension<br>\u2713 PCRE PHP Extension<br>\u2713 PDO PHP Extension<br>\u2713 Session PHP Extension<br>\u2713 Tokenizer PHP Extension<br>\u2713 XML PHP Extension<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ada beberapa <em>tools<\/em> yang perlu dioasang, yaitu Git, Composer, dan Cmder (khusus Windows), kemudian juga membutuhkan hal-hal sebagai berikut.<br>\u2713 Web Server (Nginx atau XAMPP)<br>\u2713 MySQL sebagai basis data<br>\u2713 PhpMyAdmin sebagai database client GUI untuk mengelola basis data<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>INSTALL CMDER<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Pertama-tama, kita dapat mengunduh <a href=\"https:\/\/cmder.app\/\">Cmder<\/a> sebagai terminal\/command line saat memasang dan melakukan konfigurasi proyek Laravel.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>INSTALL XAMPP<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah Cmder terpasang, kita lanjut memasang <a href=\"https:\/\/www.apachefriends.org\/index.html\\\">XAMPP<\/a> dengan mengikuti langkah-langkahnya. Setelah berhasil, maka akan muncul folder htdocs secara default pada C:\\xampp\\htdocs yang nantinya akan digunakan untuk membuat proyek-proyek Laravel. Dengan memasang XAMPP, maka secara otomatis webserver apache, PHP, dan phpMyAdmin juga telah terpasang. Untuk terhubung dengan database, maka tampilan XAMPP yang sudah terpasang harus seperti ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"981\" height=\"637\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-33.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-99\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-33.png 981w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-33-300x195.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-33-768x499.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 981px) 100vw, 981px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>CEK VERSI PHP<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Next<\/em>, kita dapat mengecek versi PHP yang terpasang dengan mengetik perintah berikut di Cmder.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"933\" height=\"152\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084730.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-100\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084730.png 933w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084730-300x49.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084730-768x125.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 933px) 100vw, 933px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Perintah <strong>php &#8211;version<\/strong> digunakan untuk mengecek versi PHP yang terpasang di sistem. Dari hasil yang ditampilkan, diketahui bahwa PHP versi 8.2.12 telah berhasil terinstal. Perintah ini berguna untuk memastikan bahwa PHP sudah terinstal dengan benar, mengetahui versi PHP yang digunakan (yang penting untuk kompatibilitas dengan Laravel versi terbaru yang membutuhkan minimal PHP 8.1), serta melihat informasi build seperti compiler yang digunakan, dalam hal ini Visual C++ 2019.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>INSTALL COMPOSER<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kemudian, kita dapat memasang Composer yang merupakan package manager untuk PHP. Composer akan digunakan untuk menambahkan package-package yang dibutuhkan pada saat development. Unduh dan pasang <a href=\"https:\/\/getcomposer.org\/Composer-Setup.exe\">Composer<\/a> dengan mengikuti langkah-langkah yang telah diinstruksikan.<br><br>Setelah itu, kita dapat mengetik perintah <strong>composer &#8211;version <\/strong>untuk mengecek composer versi berapa yang sudah terpasang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"813\" height=\"144\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084734.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-101\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084734.png 813w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084734-300x53.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084734-768x136.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 813px) 100vw, 813px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>INSTALL GIT<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Langkah selanjutnya adalah pasang <a href=\"https:\/\/git-scm.com\/downloads\/win\">Git<\/a> untuk membantu Composer mengunduh source code Laravel dan dependensi lainnya yang berasal dari repositori Git seperti GitHub. Selain itu, Git juga berguna untuk mengelola versi proyek Laravel, sehingga kita bisa menyimpan, melacak, dan mengatur perubahan kode selama proses pengembangan. Kita dapat mengecek versi Git dengan mengetikkan perintah <br><strong>git &#8211;version<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"456\" height=\"79\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-34.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-102\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-34.png 456w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-34-300x52.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 456px) 100vw, 456px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>INSTALL NODE JS DAN NPM<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kita bisa memasang <a href=\"https:\/\/nodejs.org\/id\">Node JS<\/a> dan NPM juga akan otomatis ikut terpasang. Node JS pada Laravel berfungsi untuk menangani masalah frontend dan build asset UI (Library UI). Sederhananya, Node.js dalam Laravel berfungsi untuk membantu mengelola tampilan antarmuka (UI) seperti CSS dan JavaScript. Jadi, Node.js dipakai untuk mengatur dan membangun aset-aset tampilan agar website Laravel terlihat rapi, cepat, dan modern, sementara NPM (Node Package Manager) berfungsi mengelola paket untuk ekosistem JavaScript, seperti menginstal dan mengatur tool atau plugin frontend seperti Bootstrap, Tailwind CSS, atau Vue.js, sehingga proses pengembangan tampilan jadi lebih mudah dan teratur. Kita dapat mengecek versi Node.js dan NPM dengan mengetikkan perintah <strong>node &#8211;version<\/strong> dan <strong>npm &#8211;version<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"436\" height=\"191\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084739.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-103\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084739.png 436w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084739-300x131.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 436px) 100vw, 436px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah semuanya terpasang dengan benar, kita bisa pergi ke laman <a href=\"http:\/\/localhost\/check.php\">localhost<\/a> berikut untuk mengecek apakah semua persyaratan yang dibutuhkan untuk memasang Laravel 12 terpenuhi sehingga bisa dipasang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084654-1024x683.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-104\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084654-1024x683.png 1024w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084654-300x200.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084654-768x512.png 768w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084654-1536x1024.png 1536w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084654-2048x1365.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>INSTALL LARAVEL<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa cara untuk membuat proyek Laravel, yaitu kita bisa menggunakan <em>installer<\/em> atau menggunakan <em>composer<\/em>. <br><br>Cara pertama, kita bisa ketik perintah berikut pada Cmder:<br><strong>composer global require laravel\/installer<\/strong><br>Dan untuk membuat proyek baru bisa dengan perintah <strong>laravel new example-app<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Cara kedua, kita dapat membuat proyek Laravel dengan perintah berikut:<br><strong>composer create-project laravel\/laravel=^versi nama-project &#8211;prefer-dist<\/strong><br><br>Nah, dari dua cara ini, ada perbedaannya, lho! Perbedaan antara dua cara tersebut terletak pada <strong>tools yang digunakan untuk membuat proyek Laravel<\/strong> dan <strong>fleksibilitas penggunaannya<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara pertama menggunakan Laravel Installer. Dengan perintah <strong>composer global require laravel\/installer<\/strong>, kita menginstal tool khusus bernama Laravel Installer secara global di device. Setelah itu, kita bisa membuat proyek baru hanya dengan perintah singkat seperti <strong>laravel new example-app<\/strong>. Cara ini lebih cepat karena Laravel Installer akan menggunakan cache lokal saat membuat proyek, sehingga proses instalasi tidak selalu perlu mengunduh ulang semua file dari internet.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084831-1024x683.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-108\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084831-1024x683.png 1024w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084831-300x200.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084831-768x512.png 768w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084831-1536x1024.png 1536w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-084831-2048x1365.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090350-1024x683.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-109\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090350-1024x683.png 1024w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090350-300x200.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090350-768x512.png 768w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090350-1536x1024.png 1536w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090350-2048x1365.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sedangkan, cara kedua langsung menggunakan Composer tanpa memasang Laravel Installer. Perintah <strong>composer create-project laravel\/laravel=^versi nama-project &#8211;prefer-dist<\/strong> digunakan untuk mengunduh dan membuat proyek Laravel versi tertentu secara langsung dari repositori Laravel. Metode ini lebih fleksibel karena memungkinkan kita memilih versi Laravel yang spesifik, tetapi biasanya sedikit lebih lama karena semua file diunduh langsung dari awal. Dan dengan perintah ini, pemasangan Laravel langsung otomatis dipilih versi yang paling stabilnya.<br><br>Singkatnya, Laravel Installer cocok untuk membuat proyek Laravel secara cepat dan praktis, sedangkan Composer create-project lebih fleksibel dan cocok digunakan saat ingin menentukan versi Laravel secara spesifik dan stabil.<br><br>Saya menggunakan cara kedua, dengan membuat folder bernama praktikumlaravel1, untuk tampilannya di Cmder yakni sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090309-1024x683.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-110\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090309-1024x683.png 1024w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090309-300x200.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090309-768x512.png 768w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090309-1536x1024.png 1536w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090309-2048x1365.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090603-1024x683.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-111\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090603-1024x683.png 1024w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090603-300x200.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090603-768x512.png 768w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090603-1536x1024.png 1536w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-090603-2048x1365.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah berhasil membuat proyek Laravel, selanjutnya masuk ke dalam direktori project Laravel dan mengetikkan perintah berikut untuk memasang NPM dan running NPM secara langsung bersamaan dengan perubahan kode yang otomatis dijalankan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"656\" height=\"438\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-091023-edited-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-115\" style=\"width:750px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-091023-edited-1.png 656w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-091023-edited-1-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 656px) 100vw, 656px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1320\" height=\"880\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-091023-edited-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-117\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-091023-edited-2.png 1320w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-091023-edited-2-300x200.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-091023-edited-2-1024x683.png 1024w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-091023-edited-2-768x512.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1320px) 100vw, 1320px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Lanjut, kita dapat mengetik perintah php artisan serve untuk melihat server dijalankan di mana.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"273\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092507-1024x273.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-120\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092507-1024x273.png 1024w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092507-300x80.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092507-768x205.png 768w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092507-1536x409.png 1536w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092507.png 1701w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika <a href=\"http:\/\/127.0.0.1:8000\">tautan<\/a> server diklik, maka akan muncul tampilan seperti berikut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092519-1024x683.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-121\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092519-1024x683.png 1024w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092519-300x200.png 300w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092519-768x512.png 768w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092519-1536x1024.png 1536w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Cuplikan-layar-2025-05-15-092519-2048x1365.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah langkah-langkah tersebut selesai, kita bisa buka VS Code dengan nama folder yang sudah dibuat di Cmder tadi. Jika berjalan dengan benar, maka tampilan struktur folder yang sudah terpasang Laravel akan seperti berikut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"343\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-36-343x1024.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-122\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-36-343x1024.png 343w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-36.png 374w\" sizes=\"auto, (max-width: 343px) 100vw, 343px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tambahan:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"360\" height=\"313\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-37.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-125\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-37.png 360w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-37-300x261.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 360px) 100vw, 360px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika kita ingin membuat file <strong>Model <\/strong>tambahan, kita bisa mengetik perintah <strong>php artisan make:model namaFileModel<\/strong>. Model berfungsi untuk mengakses dan mengelola data atau database seperti query ke database, insert, update, delete, dll. <\/p>\n\n\n\n<p>Dan terdapat juga <strong>Controller<\/strong>, untuk membuat file baru Controller, dapat mengetik perintah <strong>php artisan make:controller NamaController<\/strong>. Controller berfungsi untuk menangani request dan respons, menerima request dan memproses request, kemudian mengembalikannya dalam bentuk data atau view dari suatu model.<\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat juga <strong>Views<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"340\" height=\"199\" src=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-38.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-126\" srcset=\"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-38.png 340w, https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/image-38-300x176.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 340px) 100vw, 340px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>View berfungsi sebagai tampilan atau antarmuka aplikasi, yaitu menampilkan data yang didapatkan dari suatu model melalui controller.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian pemaparan praktikum 7 pemrograman web kali ini. Silakan berikan saya kritik dan saran yang membangun dengan memberikan komentar pada laman komentar blog ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Arigatou gozaimasu! <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Konnichiwa, mina-san! Pada praktikum ke-7 mata kuliah pemrograman web semester 4 jurusan informatika, saya mempelajari dan mencobakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-88","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-blog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":135,"href":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88\/revisions\/135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indahsyah.infokand23.my.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}